
BUKU ini lahir dari dorongan untuk memahami lebih dalam dinamika spiritual dan kebudayaan masyarakat Hindu Tengger, sebuah
komunitas yang telah menjaga kesinambungan warisan leluhur di tengah perubahan zaman yang kian cepat. Melalui penelitian mendalam
mengenai praktik kultural Dukun Pandita dalam Ritual Kasada, buku ini mengajak pembaca memasuki ruang-ruang sunyi tempat tradisi, doa, dan ingatan kolektif dipertemukan dalam satu tarikan napas kosmologis. Dalam setiap prosesi, terlihat betapa masyarakat Tengger terus menegosiasikan identitas mereka tanpa kehilangan akar yang telah menghidupi generasi demi generasi. Kehadiran Dukun Pandita sebagai penjaga ritual bukan hanya menghadirkan otoritas spiritual, tetapi juga menjadi simbol keteguhan budaya yang mampu merawat harmoni antara alam, manusia, dan Sang Hyang Widhi. Atas dasar itu, buku ini diharapkan dapat menjadi jembatan pemahaman bagi pembaca yang ingin menyelami ritual suci Kasada secara utuh dan bermakna. Di sisi lain, buku ini juga berupaya memperlihatkan bahwa praktik budaya tidak pernah berdiri dalam ruang hampa, melainkan selalu berada dalam dialog yang tak selesai antara tradisi, modernitas, serta dinamika sosial yang mengitarinya. Dengan memanfaatkan perspektif sosiologi agama, teori praktik sosial Pierre Bourdieu, dan gagasan hibriditas budaya dari Homi K. Bhabha, analisis dalam buku ini menyajikan pemahaman yang lebih luas mengenai bagaimana otoritas, identitas, dan struktur sosial masyarakat Tengger terbentuk serta direproduksi melalui ritual Kasada. Pendekatan ini diharapkan mampu membuka cakrawala baru bagi para akademisi, pegiat budaya, dan pembaca umum untuk melihat praktik keagamaan tidak hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi sebagai medan kultural yang hidup dan terus bertransformasi. Semoga kehadiran buku ini memberikan kontribusi berarti bagi upaya pelestarian budaya Nusantara, sekaligus menjadi ruang refleksi bagi siapa pun yang ingin memahami kedalaman makna ritual, identitas, dan kehidupan religius masyarakat Tengger.
Penulis:
I Gusti Agung Ngurah Agung Yudha Pramiswara
I Putu Mardika
I Komang Agus Darmayoga Kantina
Roni Han Wasisto
Jumlah halaman 255
Ukuran buku 14 x 21
ISBN:
Harga Opsional


